SISWA SMPN 1 BANGIL MEMPERINGATI HARI AIDS SEDUNIA

Jum`at, 2 Desember 2011 08:02:28 - oleh : admin
Rating: 5.2/10 (22 votes cast)
Share |

SISWA SMPN 1 BANGIL MEMPERINGATI HARI AIDS SEDUNIA

Suasana di sekolah hari itu terlihat berbeda. Para siswa terutama para perempuanya terlihat lebih cantik dengan aneka mawar merah dan putih. Hari itu 1 Desember 2011 setiap kelas mengumpulkan mawar untuk dihias dengan pita warna merah.



Bukan hanya sekedar mawar tapi juga diselipkan pesan - pesan moral yang penuh makna. Salah satu pesen yang tertulis adalah Jangan lakukan hubungan seks sejak dini.



Untuk apa mawar merah putih, pita merah dan pesan - pesan moral itu ? Itu semua untuk dibaikan bagi masyarakat sekitar. 1 Desember adalah hari AIDS sedunia. Kami siswa - siswi turut berperan aktif dalam memperingati hari yang sangat penting itu. Sebagai generasi penerus, tentunya kami tidak ingin virus HIV dan penyakit AIDS, semakin meluas dan akibatnya bisa membahayakan setiap manusia.


Di tangan kami siswa siswa SMPN 1 Bangil, mawar - mawar itu terlihat anggun sekali dan siap untuk dibagikan kepada masyarakat, sebagi simbol kepedulian akan bahaya HIV dan AIDS. Setelah terkumpul semua para anggota OSIS yang akan mewakili untuk membagikannya.



Sekitar pukul 9 pagi, semua anggota OSIS berkumpul. Sebelum berangkat, para guru yang ternyata suka melihat bunga mawar yang kami pegang. Para mengajak kami berfoto bersama, dengan senang sekali kami melayani ajakan tersebut.  Setelah semuanya siap, kami berangkat ke alun - alun Bangil, sebagai sentral kota administrasi Kabupaten Pasuruan. Merupakan tempat yan tepat untuk kegiatan ini.



Dengan riang gembira kami berjalan kaki beriringan. Tidak peduli terik mentari makin terik menyinari. Sambil membawa sepanduk besar bertuliskan HARI AIDS SEDUNIA STOP HIV/AIDS DENGAN PRESTASI dan bunga mawar merah putih dalam pelukan membuat pemandanan menyolok makin terlihat di jalan.




Tentu saja terkadang mengundang perhatian para pengguna jalan. Seperti terheran - heran melihat kumpulan anak, dengan baju warna kuning sambil membawa bunga mawar merah putih penuh hiasan sudah peduli dengan bahaya HIV dan AIDS.


Sesampainya di alun - alun Bangil kami disambut Polisi Satlantas Pasuruan yang sedang bertugas. Memang sebelumnya kami telah bekoordinasi dengan petugas yang berwenang, untuk izin penggunaan fasilitas umum dan pengamanan selama kegiatan berlangsung. 



Sebelum kegiatan berlangsung secara simbolis kami menyerahkan rangkain bunga mawar kepada Pak Polisi yang sedang menjalankan tugas.


smpn 1 bangil hari aids sedunia



Acara yang ditunggu tunggu dimulai. Kami denan semangat membagikan mawar yan berisikan pesan moral yang berkaitan dengan bahaya HID dan AIDS kepada setiap penggguna jalan. Para pejalan kaki, pengendara sepeda moto, mobil penumpang becak, sopir bis, sopir angkut semua mendapatkan bagian mawar.


maharani


 



Bahkan seorang kondektur bis rela memberhentikan bisnya untuk sementara untuk mendapatkan mawar dan mencium harum mawar itu dihadapan kami semua.




Sungguh sebuah pemandangan lucu dan mengesankan kami semua. Juga sebagai bukti bahwa kegiatan simpatik kami mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Bahkan tanpa diundang, seorang wartawan mendekati dan mengajak wawancara Pak Yusdikan dan Pak Rumidi, sebagai pendamping acara yang kami selenggarakan ini.



Kami makin bersemangat setiap pengguna jalan menerima bunga yang kami berikan. Harapan kami para siswa pesan yang berada disetiap bunga dibaca dan membuat masyarakat lebih waspada terhadap penyakit mematikan tersebut dan sampai saat ini belum ada obatnya. 


Kegiatan semacan ini sangat menyenangkan bagi kami semua para siswa. Dengan kegiatan ini kami belajar untuk bersosialisasi langsung dengan masyarakat. Dengan kegiatan ini menyadarkan kami bahwa belajar tidak hanya disekolah dan di dalam kelas.



Belajar itu bisa dimana saja, contohnya dengan kegiatan seperti ini kami bisa belajar bekerja sama dengan teman untuk satu tujuan, belajar ikut serta menyadarkan masyarakat khususnya tentang bahaya virus HIV dan penyakit AIDS.



Bunga yang kami sediakan telah habis. Ada rasa suka karena acara berjalan dengan sukses ada juga kecewa karena kami merasa acara yang menyenangkan ini terlalu singkat. Rasanya kami ingin lebih lama lagi berada dalam acara ini. Semogakedepannya acara seperti ini bisa diperbanyak karena sangat menginspirasi para siswa.


kirim ke teman | versi cetak




Share |

 Berita "OSIS" Lainnya

Logo