BERMAIN DAN BELAJAR DENGAN ALAM

Senin, 12 Desember 2011 18:48:07 - oleh : admin
Rating: 3.0/10 (43 votes cast)
Share |

BERMAIN DAN BELAJAR DENGAN ALAM

Hari sabtu pagi 3 Desember 2011, siswa kelas 7 mengadakan acara out door activity. Kegiatan ini dilakukan agar siswa bisa langsung belajar dengan obyek yang telah dipelajarinya selama di sekolah. Diikuti sekitar 150 an siswa dan siswi ,dengan menggunakan 3 bis. Siswa sangat gembira sekali menuju lokasi kegiatan, di Seloliman PPLH ( Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup ), trawas, Mojokerto.



Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan menuju lokasi. Setibanya kami langsung disambut oleh para pembina, yang bertugas mendampingi kami dalam kegiatan out door activity ini. Kami langsung di antar menuju ke pendopo yang dibuat kayu, beranak tangga, bentuknya seperti pusaran, makin kebawah makin mengecil. Di pendopo kami mendapatkan pengenalan awal mengenai PPLH Seloliman dan aturan – aturan selama di lokasi, yang didirikan pada 15 Mei 1990 ini.




Kami dibagi menjadi beberapa kelompok dimana setiap kelompok akan didampingi oleh seorang kakak Pembina. Kakak Pembina ini menjadi pembimbing dan pengajar kami selama di lokasi PPLH. Setiap kelompok berkeliling di PPLH yang luasnya sekitar 3,7 Hektar ini. Disini kami mempelajari aneka tanaman beserta manfaatnya, kami juga melihat secara langsung pembuatan pupuk kompos, kami juga mempelajarai gejala alam biotic dan abiotik.


Sambil belajar kami juga dapat menikmati pemandangan alam yang indah dan udara yang segar jauh dari polusi udara. Area PPLH yang bernuansa hutan membuat kami tidak bosan untuk terus belajar disini. Kami sepertinya mendambakan sekolah yang asri, hijau, segar dan penuh dengan aneka tumbuhan yang bisa kami rawat dengan sepenuh hati.


Menurut lagenda di PPLH ini ada air yang melegenda dan bisa membuat orang awet muda. Kamipun diantar menuju sumber air itu, hujan yang lebatpun tak menghalangai kami untuk bersama - sama  menyusuri hutan dan sungai – sungai kecil yang masih alami.



Perjalanan menuju hutan yang masih alami sangat menyenangkan sekali, sampai akhirnya kami menemui sumber air yang melegenda itu. Ternyata airnya  keluar dari selah – selah bebatuan. Kami rasakan airnya dingin dan menyegarkan.




 


Perjalanan berlanjut menuju pembangkit listrik tenaga mikro – hidro atau dikenal dengan PLTMH Mikro yang berarti kecil dan hidro berarti air, maksudnya pembangkit listrik tenaga mikro-hidro memanfaatkan aliran sungai yang tidak terlalu deras sebagai pembangkit listrik yang menghasilkan daya listrik dan cukup untuk menerangi satu desa. Pembangkit listrik desa berkapasitas 25 kilowatt.



Di sungai yang digunakan untuk pembangkit tenaga listrik inilah kami mandi bersama ditemani guru – guru yang kami cintai




Bagi kami acara outdoor activity sangat menyenangkan sekali, rasanya kami tidak ingin pulang dan masih tetep ingin berada PPLH Seloliman, di kaki Gunung Penanggungan ini. PPLH menjadi tempat yang ideal bagi pelajar untuk mendalami pengetahuan dan bersahabat dengan alam.

kirim ke teman | versi cetak




Share |

 Berita "Sain dan Teknologi" Lainnya

Logo