Out Door Activity Jakarta

Minggu, 19 Februari 2012 11:30:14 - oleh : admin
Rating: 4.8/10 (18 votes cast)
Share |

Out Door Activity Jakarta

Outdoor activity diadakan pada hari Kamis,29 Desember 2011 kami berangkat dari rumah pukul 06.30 dan  berangkat menuju Jakarta pukul 08.00 WIB.  Perjalanan di dalam bis kami lalui  dengan riang  gembira bersama teman – teman.



30 Desember 2011, jam menunjukkan  pukul 03.00 WIB bisas sampai di sebuah restoran di daerah Subah. Kami harus lekas bangun untuk mandi, sholat dan sarapan pagi dan segera menuju Jakarta untuk menjalankan Outdoor Activity.


Kami tiba di Jakarta pukul 09.00 WIB, tujuan kami pertama adalah Masjid Istiqlal, . Kemegahan masjid ini membuat kami sulit untuk menganalisa, seperti apakah bentuk keseluruhan dari Masjid ini.



Di masjid yang diarsiteki oleh  F.Silaban ini. Uniknya, untuk pertama kalinya kami diberi kesempatan untuk menjadi reporter seperti yang dilakukan dalam program televisi komersial. Kami rasa itu sangat menyenangkan sekali karena kami bisa menampilkan bakat kami di outdoor activity ini. 




Sebagai reporter dokumentasi sekolah, kami menjelaskan bahwa pembangunan masjid ini adalah ide dari H.Agus Salim, Anwar Cokroaminoto dan Ir. Sofwan.  Dibangun di bekas bangunan benteng Frederick Hendrik dan taman Wilhemina.  Masjid ini untuk bangunan utamanya,  dibangun pada 24 Agustus 1961 dan selesai 31 Agustus 1967. Secara keseluruhan pembangunan Masjid Istiqlal membutuhkan waktu  17 tahun dan diresmikan pertama kali oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978.


Foto bersama teman dan guru



Di Masjid ada teras raksasa terbuka seluas 29.800 m2, terletak di sebelah kiri belakang genduk induk. Teras ini dibuat untuk menampung jamaah pada saat sholat Idul Fitri dan Idul Adha. Arah poros ini mengarah ke Monumen Nasional  menandakan bahwa masjid ini adalah masjid Nasional.



Dari teras Masjid Istiqlal itu kami bisa melihat tugu Monas, Monumen Nasional.  Itulah tujuan kami berikutnya, Monas hanya berjarak  beberapa km saja dari Masjid Istiqlal. Monas dibangun pada tahun 1959 dan selesai pada tahun 1960. Bentuk Tugu peringatan yang satu ini sangat unik.  Tugu ini juga diarsiteki oleh Friedrich Silaban (arsitek Mesjid Istiqlal) dan R.M. Soedarsono, dengan konsultan Ir. Rooseno.


monas



Senang sekali kami mengeliling Masjdi Istiqlal dan Monas, bahwa ada fakta sejarah baru yang kami ketahui tentang 2 bangunan tersebut.  Kami perlu refresing sejenak setelah melakukan aktivitas pembelajaran tentang bangunan bersejarah. Kami akan diantar ke Dufan, Ancol. Inilah saat yang kami nantikan, banyak sekali wahana yang ada di Dufan. 



Sampai bingung sendiri mau naik yang mana dulu.  Hemm… karena sebagian besar kami takut akan ketinggian, maka permainan yang berbau ketinggian dan melawan gravitasi kami hindari.  Hanya beberapa teman saja yang berani melawan ketinggian dan gravitasi, sepertinya mereka merasa ketagihan setelah menaiki, Histeria, Halilintar, Kicir – kicir, Niagara.



Malam telah tiba  dan Dufan akan segera ditutup, itu artinya saatnya bagi kami untuk meninggalkan Dufan, yang benar – benar Dunia Fantasi yang menyenangkan. Tujuan kami selanjutnya adalah berbelanja, di ITC Cempaka Mas. Banyak barang grosir dan tentu saja miring di banding dengan yang lainya. Malampun kami sibukkan dengan berbelanja sampai pukul 22.00 WIB.


melati kemampuan bahasa inggris dgn native speaker


Hari yang melelahkan sekali, kami harus cepat ke tempat penginapan dan beristirahat karena esok sudah menunggu untuk aktivitas yang kembali padat. Inilah saatnya kami tidur dengan gaya sesukanya setelah sekian lama tidur di kuris bis dengan gaya yang terbatas. Diatas ranjang yang bertingkat, kami berbagi mimpi – mimpi indah.


Pagipun datang tanpa pernah di undang dan selalu tepat waktu.  Itu artinya kami harus memulai melakukan aktivitas dan secepatnya meninggalkan hotel.  Rasanya cepat sekali, padahal masih betah berada di hotel yang bersih dan nyaman ini. 


tmii


Hari ini adalah hari penelitan kami di PUSPITEK TMII. Dengan memakai kaos kembar sekelas kami bersiap melakukan penelitan. Bermacam – macam obyek dapat  kami teliti di PUSPITEK ini.  Ada rumah gempa, Bola Melayang, roket air, Listrik dan Magnet dan masih banyak lainya. Kali ini obyek yang mendapatkan perhatian adalah Roket Air, ini adalah obyek utama penelitian kami. Dimana dengan tenaga air kita bisa meluncurkan roket yang terbuat dari bekas botol plastik, wah benar – benar menyenangkan sekali.



Sebelum meluncur roket berisi air itu dipompa sebanyak 20X sampai menimbulkan tekanan, sebagai tenaga untuk bisa meluncur.  Cara meluncurkanya mudah tinggal menekan pegangan yang berbentuk seperti rem sepeda, maka roket air pun akan meluncur ke udara. Kami jadi ingin membuat roket air disekolah.



penelitian di puspitek


Penelitian kami di PUSPITEK dan TMII berjalan lancar,  sampai pukul 15.00 saatnya bergegas pulang, karena ini malam tahun baru, kami tidak ingin terjebak macet di Jakarta. Kita tahu dihari biasa Jakarta cukup padat,apalagi ketika Tahun Baru pasti lebih parah lagi. Kami meninggalkan Jakarta dengan banyak pengetahuan baru dan kenangan – kenangan yang menjadi ole – ole setiba di sekolah nantinya. Menjadi cerita tersendiri yang menyenangkan.


 

kirim ke teman | versi cetak




Share |

 Berita "Kurikulum" Lainnya

Logo