BELAJAR DEMOKRASI MELALUI PEMILIHAN KETUA OSIS

Hari Kamis 5 September 2019. Bertempat di depan Masjd Darul Qolam. Siswa – siswi berkumpul untuk mengantri dipanggil oleh panitia. Mereka mengantri bukan untuk masuk ke masjid. Namun menunggu dipanggil untuk memberikan hak suaranya

Siswa – siswi dipanggil satu persatu untuk memilih ketua OSIS periode 2019 – 2020. Untuk menjaga kerahasiaan. Disediakan bilik suara berjumlah tiga. Siswa menuju bilik suara dengan membawa surat suara bergambar 2 kandidat ketua dan wakil OSIS.

Pemilihan ketua OSIS ini tidak hanya diikuti oleh siswa. Semua warga sekolah termasuk guru dan staf TU juga punya hak suara. Guru sambil mengamati kegiatan pemilihan ini. Sebagai sarana pembelajaran siswa dalam menjalankan proses demokrasi.

Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar. Proses demokrasi harus berjalan dengan jujur, adil dan aman. Maka sejak saat ini siswa perlu menerapkannya. Baik sebagai panitia atau sebagai pemilih.

Calon Ketua OSIS memeliki visi dan misi yang disampaikan. Ini juga bagian dari demokrasi. Dengan penyampaian visi misi para pemilih terutama siswa akan mendapatkan pemahaman.Berkaitan dengan apa saja akan dikerjakan jika para calon terpilih.

Dalam pemilihan Ketua Osis periode 2019 – 2020 diikuti oleh dua kandidat. Kandidat No 1 Ketua, M Anwar Fatih dan Wakil Ketua Winda Nur Amelia. Kandidat No 2 Ketua Fairuz Shada A dan Wakil Ketua Adinda Deliana V.

Dalam perhitungan suara. Kandidat No 1 memperoleh suara terbanyak dengan meraih 768 suara. Kandidat No 2 meraih 283 suara. Suara tidak sah 72.

Maka dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini M Anwar Fatih ditetapkan menjadi Ketua Osis dan Winda Nur Amelia menjadi Wakil Ketua Osis

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: