Dari Alumni Untuk Tradisi Berprestasi

Jum`at, 16 September 2011 09:50:26 - oleh : admin
Rating: 4.4/10 (27 votes cast)
Share |

Dari Alumni Untuk Tradisi Berprestasi

Sampoerna Academy, siapa yang tidak mengenal sekolah ini? Sekolah yang kini menjadi salah satu tujuan utama, para lulusan sekolah menengah pertama ini. Dengan sistem International Boarding School dan pemberian beasiswa secara penuh, selama masa pendidikan. Maka tidak mengherankan jika sekolah ini menjadi incaran, termasuk para lulusan dari SMP Negeri 1 Bangil.


Menjadi bagian dari Sampoerna Academy, khususnya di Malang, tidak mudah. Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, maka bermimpilah untuk mencapai impianmu. Inilah yang dilakukan oleh para alumni SMP Negeri 1 Bangil, berawal dari mimpi itu kini mereka berdiri, sebagai siswa-siswi dari sekolah dengan hasil ujian IGCSE terbaik di negeri ini.


Achmad Rizal Mustaqim, Atika Rosada, Muhammad Faisol Tanjung dan Rinda Meylia Widyasari adalah empat siswa SMP Negeri 1 Bangil lulusan 2009 yang berhasil meraih mencapai mimpinya, mendapatkan beasiswa di Sampoerna Academy Malang.  Mereka berhasil menembus dominasi siswa-siswi dari sekolah unggulan di Jawa Timur, untuk berada di Sampoerna Academy.

Tentu saja pencapaian impian itu bukan tanpa pengorbanan. Perjuangan yang berat telah mereka lalui, untuk bisa menjadi bagian dari sekolah ini, yang hanya menerima 150 siswa-siswi terbaik di Jawa Timur ini. Dengan niat yang kuat serta diimbangi dengan usaha dan doa yang kuat. Mereka akhirnya dihantarkan, pada pintu kesuksesan meraih beasiswa Sampoerna Academy.

Tidaklah mudah untuk meraih beasiswa Sampoerna Academ, karena mereka harus melampaui proses seleksi yang begitu panjang, hingga memakan waktu lebih dari satu bulan. Mulai dari seleksi aplikasi, psikotes, TPA (Test Potential Academic), interview hingga FGD (Focus Group Discussion). Bersaing dengan ratusan siswa-siswi terbaik di Jawa Timur, tak  membuat nyali mereka menjadi ciut.



Dengan semangat yang berkobar dan rasa percaya diri yang tinggi, mereka berhasil menjalani rangkaian seleksi dengan lancar. Akan tetapi kepercayaan diri yang begitu tinggi, harus dibarengi dengan modal yang begitu kuat. Memiliki nilai akademis yang bagus saja tidak lantas dengan mudah bisa diterima di sekolah ini. Akan tetapi juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh, strong vision, keunikan dan keuletan dalam diri serta prestasi yang mumpuni.



Kesiapan mental serta fisik juga menjadi salah satu bahan pertimbangan. kemandirian. Kemampuan untuk bersosialisasi dengan lingkungan, kecakapan dalam berbicara serta kemauan yang kuat untuk majulah yang seringkali , membuat siswa tersebut bisa terpilih. Hal ini dikarenakan, Sampoerna Academy bertujuan untuk mencetak para pemimpin bangsa di masa mendatang dengan intelektual dan rasa kepekaan terhadap masalah sosial yang tinggi.





Sebagai generasi pertama dari Sampoerna Academy Malang, prestasi mereka begitu gemilang telah mereka capai. Juara Olimpiade Sains Biologi pernah diraih Rinda Meylia. Juara 1 news reading se-Jawa Bali, serta menjadi peserta lomba siswa berprestasi tingkat Jawa Timur juga pernah diraih Ach. Rizal Mustaqim. Sementara itu, Atika Rosada pernah berkesampatan  menggambar mural di Jakarta. M. Faisol Tanjug berhasil memboyong juara 1 dan 3 lomba karya tulis tingkat nasional di Malang dan Jakarta.
 
Prestasi tersebut juga memotivasi para juniornya di SMP Negeri 1 Bangil, dalam pencapaian yang sama dengan mereka. Tahun ini Sausan Khurin’inlah, satu-satunya yang mampu menembus ketatnya persaingan siswa se-Jawa Timur, untuk bersekolah di Sampoerna Academy Malang.



Dia berhasil menyisihkan tak kurang dari 3000 siswa. Ia pun juga meniru jejak para seniornya dengan  memiliki prestasi yang luar biasa, kompetisi basket Honda DBL 2011, Pencak Silat serta menjadi Paskibraka Kota Malang 2011 pernah ia jalani.

Waktu terus bergulir dengan cepat, generasi ketiga dari Sampoerna Academy Malang pun telah terpilih. 150 siswa terbaik di Jawa Timur berhasil didapatkan setelah menyeleksi lebih dari 5000 aplikasi yang terdaftar di Sampoerna Academy Malang dan menjalani proses seleksi yang super ketat.


Seperti tahun-tahun sebelumnya, lulusan SMP Negeri 1 Bangil tahun 2011 kembali  terpilih dan meraih satu posisi di Sampoerna Academy Malang, kali ini Nikky Damaysari adalah siswi yang berhasil merebut beasiswa tersebut dan berhasil melanjutkan tradisi lulusan SMP Negeri 1 Bangil untuk bersekolah di sana.

SMP Negeri 1 Bangil memanglah belum menjadi sekolah yang terbaik di Jawa Timur. Dengan bukti lulusan yang berhasil mencapai prestasi gemilang, tentunya menjadi penyemangat untuk para Guru dan siswa, untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mencapai prestasi setinggi - tingginya. Terbukti !


Ditengah dominasi lulusan sekolah-sekolah unggulan di Jawa Timur, yang berada di Sampoerna Academy Malang. Lulusan dari SMP Negeri 1 Bangil tidak pernah absen, untuk  terpilih sebagai penerima beasiswa, yang total nilainya US$150,000 !!!

Kita semua berharap tradisi yang begitu membanggakan ini akan terus berlanjut. Semoga di tahun - tahun berikutnya generasi ke empat Sampoerna Academy Malang, makin banyak berasal dari SMP Negeri 1 Bangil.



Harapan kami, prestasi ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan lulusan-lulusan SMP Negeri 1 Bangil, kembali mencatatkan tinta emas di  Sampoerna Academy Malang.



Perlu motivasi yang kuat serta modal yang mantap untuk menjadi generasi ke empat, karena persaingan tentunya akan semakin ketat.

kirim ke teman | versi cetak




Share |

 Berita "Berita Terbaru" Lainnya

Logo