Berita SMPN 1 BANGIL
Cek berita terbaru dari SMPN 1 BANGIL.
SMPN 1 BANGIL
Bangil, September 2026 — SMP Negeri 1 Bangil kembali menyelenggarakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) sebagai bagian dari upaya menumbuhkan budaya demokrasi, kepemimpinan, tanggung jawab, serta sikap sportif di kalangan peserta didik. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Pilketos tahun ini dilaksanakan secara digital sebagai bentuk pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses demokrasi di lingkungan sekolah.
Kegiatan Pilketos secara resmi dibuka oleh Kepala SMPN 1 Bangil, Bapak Muhamad Syuaib, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik agar menjadikan Pilketos sebagai sarana belajar berdemokrasi secara langsung sekaligus memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
 (44)_1790221260.png)
Pelaksanaan Pilketos secara digital menjadi salah satu inovasi SMPN 1 Bangil dalam menghadirkan proses pemilihan yang lebih modern dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Untuk mendukung kelancaran pemungutan suara, sekolah menyediakan empat bilik pemilihan digital yang masing-masing telah dilengkapi dengan perangkat pemilihan yang dapat digunakan oleh warga sekolah untuk memberikan hak suaranya.
Penyampaian Visi dan Misi Para Calon
Setelah dibuka oleh Kepala SMPN 1 Bangil, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi oleh para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS.
Masing-masing pasangan calon mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan gagasan, program, dan harapan yang akan mereka wujudkan apabila mendapatkan amanah untuk memimpin OSIS SMPN 1 Bangil.
Para calon menyampaikan berbagai gagasan yang berkaitan dengan kegiatan kesiswaan, prestasi, kedisiplinan, kreativitas, kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan sekolah, hingga pengembangan potensi peserta didik.
Penyampaian visi dan misi menjadi salah satu tahapan penting agar seluruh warga sekolah dapat mengenal gagasan dan program yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon sebelum menentukan pilihan.
Sesi Tanya Jawab, Menguji Gagasan dan Kesiapan Calon
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, Bapak/Ibu Guru diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS.
Sesi tanya jawab menjadi ruang bagi para calon untuk menjelaskan gagasan secara lebih mendalam sekaligus menunjukkan kesiapan mereka dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin organisasi siswa.
Melalui sesi tersebut, para calon belajar untuk berpikir kritis, menyampaikan pendapat dengan percaya diri, memberikan jawaban secara bertanggung jawab, serta menghargai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan.
Empat Bilik Digital, Wujud Demokrasi Berbasis Teknologi
Setelah seluruh pasangan calon menyampaikan visi dan misi serta mengikuti sesi tanya jawab, kegiatan dilanjutkan dengan pemungutan suara secara digital.
Pada Pilketos tahun ini, SMPN 1 Bangil menyediakan empat bilik pemilihan yang telah dilengkapi dengan perangkat digital. Setiap pemilih secara bergantian memasuki bilik yang telah disediakan untuk menggunakan hak pilihnya melalui perangkat pemilihan digital.
Penerapan sistem digital ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengenalkan pemanfaatan teknologi secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik tidak hanya belajar mengenai teknologi dalam pembelajaran Informatika, tetapi juga melihat bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses organisasi dan demokrasi di lingkungan sekolah.
Digitalisasi Pilketos juga memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam mengikuti proses pemilihan dengan memadukan nilai-nilai demokrasi dan kecakapan digital.
Kepala Sekolah Membuka Pemungutan Suara
Sebagai tanda dimulainya proses pemilihan, Bapak Muhamad Syuaib, S.Pd., selaku Kepala SMPN 1 Bangil, menjadi salah satu pemilih pertama dalam pelaksanaan Pilketos digital.
 (43)_1790221231.png)
Setelah Kepala Sekolah memberikan suara, proses pemilihan dilanjutkan oleh seluruh Bapak/Ibu Guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi SMPN 1 Bangil.
Seluruh warga sekolah mengikuti proses pemilihan dengan tertib dan antusias. Setiap pemilih mendapatkan kesempatan yang sama untuk menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani dan pertimbangan masing-masing.
Dengan sistem digital, suasana pemilihan terasa lebih modern. Empat bilik yang telah disiapkan memungkinkan proses pemungutan suara berlangsung secara teratur, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang penerapan teknologi dalam sebuah proses demokrasi.
Belajar Demokrasi dan Literasi Digital Secara Bersamaan
Pelaksanaan Pilketos digital di SMPN 1 Bangil tidak sekadar menjadi agenda tahunan untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik untuk memahami demokrasi sekaligus meningkatkan literasi digital.
Siswa belajar bahwa teknologi dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang positif, termasuk mendukung proses pemilihan pemimpin organisasi. Di sisi lain, siswa juga belajar mengenai pentingnya tanggung jawab, kejujuran, ketertiban, menghargai perbedaan pilihan, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap sportif.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat SMPN 1 Bangil dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan yang tidak hanya mencakup pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga karakter, tanggung jawab, kecakapan digital, serta kemampuan berpartisipasi dalam kehidupan demokratis.
Menyiapkan Pemimpin Muda di Era Digital
Melalui Pilketos 2026, SMPN 1 Bangil terus berupaya memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar menjadi pemimpin sejak dini. Para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS belajar menyusun visi dan misi, menyampaikan gagasan, menjawab pertanyaan, serta menerima proses pemilihan secara terbuka.
Sementara itu, seluruh siswa mendapatkan pengalaman berharga dalam menggunakan hak pilih dan terlibat langsung dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi siswa.
Pilketos digital SMPN 1 Bangil menjadi perpaduan antara pendidikan demokrasi, kepemimpinan, karakter, dan teknologi. Dari empat bilik digital yang disiapkan, lahir pengalaman belajar yang memberikan pesan bahwa teknologi bukan sekadar alat, tetapi dapat menjadi bagian dari proses membangun budaya demokrasi yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab.
Dengan terlaksananya Pilketos ini, SMPN 1 Bangil berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, percaya diri, demokratis, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dari suara siswa, lahir pemimpin muda. Dari teknologi, tumbuh pengalaman demokrasi. Dari sekolah, disiapkan generasi untuk masa depan.
Share:
Berita Populer